Awak Polres Pamekasan Lakukan Vaksinasi

Pamekasan (beritajatim. com) – Ratusan anggota Polres Pamekasan, menjalani proses vaksinasi di dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disiase 2019 di Gedung Bhayangkara Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Senin (15/3/2021).

Bahkan proses vaksinasi tersebut, khususnya di lingkungan Polres Pamekasan, digelar sejak 5 (lima) hari lalu, yakni sejak Rabu (10/3/2021) lalu. Bahkan seluruh anggota Polsek jajaran yang tersebar pada 13 kecamatan berbeda juga tidak luput dari cara vaksinasi.

“Vaksinasi ini dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona, khususnya pada lingkungan Polres Pamekasan. Hal ini sudah kita lakukan di seluruh Polsek jajaran sejak Rabu lalu, ” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas AKP Nining Dyah.

Proses vaksinasi dipusatkan di Mapolres Pamekasan dan diikuti seluruh jajaran anggota di lingkungan korp seragam coklat. “Penyuntikan vaksin Covid-19 untuk anggota Polres Pamekasan digelar di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, ” ungkapnya.

“Sedangkan untuk anggota Polsek, penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan di Puskesmas setempat yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di kabupaten Pamekasan. Alhamdulillah proses vaksinasi berjalan lancar dan aman, ” sambung Nining Dyah.

Lebih lanjut dijelaskan, vaksinasi dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan seluruh personil di lingkungan Polres Pamekasan. “Dengan ini tentunya kita berharap seluruh anggota nantinya dapat melaksanakan tugas kepolisian oleh baik dan lancar, ” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan vaksinasi dijamin halal dan aman sekaligus dapat menambah kekebalan tubuh terhadap virus asal Tiongkok. “Tidak kalah penting dari semua itu, vaksin ini sudah mendapat rekomendasi dari MUI (Mejelis Ulama Indonesia) dan dipastikan halal dan aman, ” tegasnya.

Berdasar up-date peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19, terdata sebanyak 1. 132 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Meliputi sebanyak 33 orang dalam tahap isolasi, 86 orang meninggal dunia, serta sebanyak one. 013 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1. 207 jamaah, meliputi sebanyak 9 jamaah dalam tahap pengawasan, sebanyak 91 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1. 107 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19. [pin/suf]