Bahan Perseorangan ‘Malang Jejeg’ Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Malang 2020

Bahan Perseorangan ‘Malang Jejeg’ Gagal Mengikuti Pilkada Kabupaten Malang 2020

Malang (beritajatim. com) – Bahan Perseorangan berjargon ‘Malang Jejeg’ dengan mengusung nama Heri Cahyono alias Sam HC dan Gunadi Handoko dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS untuk mengikuti tahapan Pilkada 2020 selanjutnya.

Secara demikian, Malang Jejeg tidak mampu mendaftarkan diri atau gagal lulus ikut bursa Pilbup Malang 2020 mendatang. Hal ini diketahui usai rapat pleno terbuka rekapitulasi buatan verifikasi faktual dukungan perbaikan bacalon perseorangan di ruang rapat sempurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Malang, Jumat (21/8/2020) malam.

Sidang yang berjalan kenyal itu berlangsung mulai pukul 13. 00 WIB. Dan hasil rekapitulasi baru dapat diumumkan sekitar jam 23. 30 WIB. “Hasil lantaran rekapnya yang dinyatakan memenuhi kondisi sebanyak 115 ribu sekian, ” ungkap Ketua Komisi Pemilihan Ijmal Kabupaten Malang, Anis Suhartini.

“Karena tak memenuhi syarat minimal dukungan dengan sebanyak 129. 796, maka bakal calon perseorangan Heri Cahyono serta Gunadi Handoko, tidak memenuhi kondisi untuk mendaftar, ” lanjutnya.

Anis menegaskan, apabila bakal pasangan calon Bupati dan Pemangku Bupati Malang perseorangan tidak menyambut keputusan tersebut, mereka dapat menempuh jalur hukum. “Ini hasil rekap tapi hasil belum selesai bagi mereka. Mereka bisa menggunakan hak-nya untuk mengajukan sengketa. Prosesnya bisa dilakukan, ditujukan kepada Bawaslu, ” kata Anis.

Sementara itu, Sutopo Dewangga selaku Tim Pemenangan Rengsa Jejeg akan melakukan gugatan secara hukum. “Kami akan gugat KPU Kabupaten Malang. Nanti kita PTUN-kan. Termasuk akan kita laporkan ke DKPP. Karena faktanya, ada 49 persen lebih dukungan yang tak dilakukam verifikasi faktual, tapi sudah dianggap tidak memenuhi syarat, ” pungkas Sutopo. [yog/suf]