Bambang DH Apresiasi Pencairan Bantuan Objek Terorisme

Surabaya (beritajatim. com) – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang DH menyambut baik cairnya bantuan negara kepada korban terorisme melalui Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Menetapi pentingnya kompensansi tersebut untuk para-para ahli waris dan korban, Jelas DH mendorong pemerintah menambah anggaran LPSK.

Dia mengatakan, di antara 14 mitra kerja Komisi III DPR RI, LPSK memperoleh anggaran yang paling kecil. Hal ini terjadi karena para pemangku kebijakan belum mengetahui dan memahami keberadaan LPSK.

Padahal, saat ini tugas LPSK bertambah banyak setelah disahkannya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tarikh 2018 tentang Pemberian Kompensasi, Restitusi, dan Bantuan kepada Saksi serta Korban.

“Tentunya perintah LPSK bertambah. Jadi, idealnya benar harus ada anggaran tambahan supaya bisa menjalankan tugas tersebut secara optimal, ” kata Bambang DH dikonfirmasi Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, pada Selasa (2/2/2021) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Susilaningtyas bersama Kasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Nurturyanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 19 korban peledak terorisme terdahulu di Hotel Santika Surabaya.

Secara keseluruhan korban yang telah teridentifikasi sebab BNPT sebanyak 1. 000 objek, untuk saat ini sudah dikasih kepada 215 korban dengan total kompensasi yang diberikan Rp 3, 2 miliar. Dengan rincian 250 juta untuk korban meninggal negeri, Rp 210 juta untuk target luka berat, Rp 115 juta untuk korban sedang dan Rp 75 juta untuk luka rendah.

Kebetulan di Jatim ada 19 orang yang belum diberikan kompensasi. Mulai peristiwa JW Marriot, bom 3 gereja, peledak Polrestabes dan bom Bali satu.

Jelas DH dalam kesempatan ini juga menyambut baik bantuan pemerintah wilayah Jawa Timur. “Kerjasama semua pihak memang sangat dibutuhkan. Bu Khofifah sangat luar biasa memberikan support sempurna kepada para korban. Terima berkelakar, ” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengatakan Pemprov mau memfasilitasi dengan gratis semua servis kesehatan yang dibutuhkan korban. Selain layanan kesehatan, pemprov siap untuk membantu korban, jika ingin melangsungkan penguatan di bidang ekonomi. Pemprov akan memberikan support dan terbuka serta membangun sinergi.

Bambang DH mengajak berbagai bagian secara arif dan bijaksana menginvestigasi akar persoalannya. Masalah kemiskinan, ketimpangan sosial, ketidakadilan dan masih banyak lagi. “Ini PR kita semua sebagai bangsa yang bernegara secara komitmen mewujudkan masyarakat yang bersatu, berdaulat adil dan makmur, ” pungkasnya. (tok/ted)