Banyak Warganya Jadi TKI, Pemdes Mentaras Gresik Tanggap Risiko Covid-19

Banyak Warganya Jadi TKI, Pemdes Mentaras Gresik Tanggap Risiko Covid-19

TIMESINDONESIA, GRESIK – Dengan mayoritas warganya menjadi TKI di Malysia, Pemerintah Tempat (Pemdes) Mentaras, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur melakukan protokol kesehatan ketat. Bahkan pemdes sudah membentuk Satgas Penanganan Covid-19 level desa.

Sebelum menyelap ke desa, pengendara dari asing desa diperiksa terlebih dahulu secara alat ukur suhu tubuh atau thermogun. Bahkan masyarakat luar dukuh diwajibkan pakai masker jika berkegiatan di desa.

“Kita harus waspada. Kita tanggap, makin kemarin sudah ada dua warga datang dari Malaysia. Alhamdulillah sehat, karena sudah di rapid ulangan dan hasilnya negatif, ” sirih Kades Mentaras, Ahmad Suparto menggunakan keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2020).

Suparto mengungkapkan meski sudah di- rapid test beberapa kali dan hasilnya negatif, Satgas Covid-19 Desa Mentaras bersama tenaga medis tak susunan diam dan terus memantau kesehatan TKI.

“TKI dengan baru pulang dari Malaysia tersebut tetap kita paksa isolasi sendiri di rumah minimal 14 keadaan, ” imbuhnya, menambahkan.

Selain aksi tersebut, Suparto menerangkan jika pihaknya sejak awal mengabulkan langkah antisipatif dengan mengajak seluruh warga melakukan pencegahan dengan basuh tangan pakai sabun, pakai kedok dan melakukan physical distancing .

Bahkan untuk memutus mata rantai virus, pemdes melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh rumah, lembaga pendidikan & lingkungan warga maupun fasilitas umum.

“Kami juga membagikan masker sesuai intruksi pemerintah biar semua warga pakai masker & mewajibkan seluruh pedagang pasar dan pembeli bermasker serta cuci tangan, ” terang Kepala Desa Mentaras, Gresik. (*)