Bekerja Musda AKD Kabupaten Mojokerto, Ini Bupati Perempuan Mula-mula

Mojokerto (Beritajatim. com) – Pasca dilantik Gubenur Jawa Timur pada, Jumat (26/2/2021) kemarin, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati membuka Musyawarah Kawasan Asosiasi Kepala Desa (Musda AKD) Kabupaten Mojokerto, Sabtu (27/2/2021). Dalam pembangunan Kabupaten Mojokerto, dibutuhkan bantuan Kepala Desa (Kades).

“Kesempatan dan kepercayaan lantaran jenengan semua, saya bisa berdiri sebagai Bupati Mojokerto. AKD merupakan organisasi profesi karena semua anggotanya merupakan Kades, jika bukan Kades tidak siapa tahu anggota. Memiliki tugas yang sama di wilayah masing-masing, pembangunan, membina kemasyarakatan, ” ungkapnya.

Masih kata pendahuluan Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, seluruh memiliki tugas sama serta tidak ada yang bertentangan. Yakni mempunyai tujuan buat memajukan Kabupaten Mojokerto dari wilayah desa. Sehingga, jelas Bupati, ia tidak mampu sendiri untuk memajukan Kabupaten Mojokerto tapi butuh bantuan Kades dan Organisasi Set Daerah (OPD).

“AKD ini mempunyai haluan untuk bisa saling membangun sesama Kades, apalagi nanti pemerintahan kami ingin perkembangan Kabupaten Mojokerto dimulai dari desa maka arah pembangunan Kabupaten Mojokerto harus setara. Yakni sesuai arah pandangan misi pembangunan Kabupaten Mojokerto. Desa berbatasan harus mampu saling support, ” katanya.

Pelayanan kepada umum, lanjut Bupati, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah tapi sampai ke tingkat kampung. Menurutnya, menjadi Ketua AKD tidak ada fasilitas akan tetapi betul-betul harus siap mensupport segala sesuatu dan memimpin jika ada permasalahan di tingkat desa. Ia pula menegaskan jika butuh AKD untuk mengawal visi misi pembangunan Kabupaten Mojokerto.

“Saya butuh jenengan. Melalui AKD, kami mampu memudahkan koordinasi karena secara berkala kami akan sowan untuk pembangunan dan menyerahkan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mojokerto. Saya percaya semua bisa melaksanakan pemilihan dengan baik dan menghasilkan kepengurusan yang terbaik, ” ujarnya.

Tumenggung menambahkan, Kabupaten Mojokerto sebagain besar yakni sebanyak 299 desa dipimpin Kades. Dalam proses pembangunan perlu tersedia sinkronisasi untuk Kabupaten Mojokerto sehingga ia berharap pandangan misi Kades bisa lestari bersinergi dan selaras dengan visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. [tin/kun]