Berniaga Akun Rp 20 Ribu, Perut Pelajar Ini Retas Situs KPU Jember

Surabaya (beritajatim. com) – Menjual akun Rp 20 ribu, dua pelajar yakni DA dan ZFR meretas situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember. Peristiwa itu disampaikan Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Gideon Arif Setyawan, Selasa (13/10/2020).

Dijelaskan Gideon, peran DA adalah membuka kunci pengaman (membobol) situs, sementara karakter ZFR adalah berperan meng-upload memotret tidak senonoh. “Sejauh ini kita tidak menemukan motif politik, kita hanya menemukan motif exsistensi dan motif ekonomi yakni satu akun dijual Rp 20 ribu, ” Gideon dalam jumpa pers pada gedung Humas Mapolda Jatim, Selasa (13/10/2020).

Ditambahkan Gideon, terhadap dua pelaku dilakukan metode hukum. Namun yang satu yaitu inisial ZFR tidak dilakukan penahanan karena masih dibawah umur.

Ditambahkan Gideon, kasus tersebut berawal dari laporan KPU Jember bahwa website https://kab-jember.kpu.go.id telah diretes oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang mana saat website dibuka muncul gambar kurang menyenangkan yang seakan menyinggung DPR. “Pelaku melayani ilegal accsess hanya untuk menguji kemampuan membobol situs agar memiliki pengakuan dari teman-teman di dalam grup Palembang Cyber, ” ujarnya.

Atas perbuatannya, besar tersangka dijerat dengan pasal 32 ayat 1 dan atau pencetus 33 jo pasal 48 ayat (1) jo pasal 49 UNDANG-UNDANG RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Tranksaksi Elektronik. [uci/kun]