Bersemuka Kakak-Adik Penjual Jajan, Wawali Kota Malang Langsung Sekaligus Dagangan

Sebal (beritajatim. com) – Sepulang berdinas lantaran Balai Kota, Wakil Pemangku Kota Malang Sofyan Edi menuju rumah dinas pada Jalan Dieng, Kota Sial, Selasa, (11/5/2021) petang. Di perjalanan pulang dia bersemuka dengan dua bocah berboncengan sepeda kayuh atau pancal di Jalan Kahuripan, Tanah air Malang.

Bujang laki-laki dan perempuan tersebut ternyata adik dan kakang. Kedua bocah ini sedangkan berjualan kue. Sang akang membonceng adik perempuannya di sadel belakang sepedanya. Pada belakang adiknya terdapat tempat besar yang berisi jajanan tradisional. Jajanan itu merupakan dagangan mereka berdua.

“Dua anak tersebut bukan sekedar berboncengan mengayuh sepeda melintasi jalanan Kota Malang. Namun sembari menjaga adiknya yang tertidur dalam kayuhan sepeda sang kakak, dua karakter anak tersebut sedang berputar menjajakan dagangan gorengan dengan dibawa di boks pungkur sepedanya, ” kata Sofyan Edi.

Sinting pria yang akrab disapa Bung Edi ini betul tersentuh, dengan spontanitas Bung Edi memerintahkan kepada ajudan dan supirnya untuk mendiamkan laju kendaraan dinasnya. Kemudian Bung Edi bergegas menemui kedua anak tersebut, dengan sikap welas asih layaknya seorang ayah kepada anaknya.

Bung Edi dengan lembut mengusap besar dua anak tersebut, meluluskan nasihat dan dukungan supaya kedua anak tersebut langsung berjuang dan semangat dalam menjalani kehidupannya. Agar kelak mereka dapat mengubah peristiwa menjadi lebih baik.

“Dia anak Jodipan, mau jualan di daerah Lay-lay (Jalan Semeru). Langsung saya perintahkan Dinas Sosial untuk melakukan pelacakan ke daerah Jodipan. Langsung saya beli, saya kasih kekayaan tapi kuenya tidak aku bawa, ” tandas Bung Edy. [luc/suf]