DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo Raih Penghargaan Pelayanan Publik dengan Predikat Pelayanan Prima (A)

Sidoarjo (beritajatim. com) – Departemen Pendayagunaan Aparatur Negara Perombakan Birokrasi (Kemenpan RB) balik memberikan penghargaan kepada Biro Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo sebagai role model pelayanan publik nasional Selasa (9/3/2021).

Tahun ini DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo berhasil predikat A atau Pelayanan Prima. DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo merupakan tunggal DPMPTSP di Jawa Timur yang meraih predikat A Pelayanan Prima.

Pemberian prasasti penghargaan kepada DPMTSP Kabupaten Sidoarjo tersebut berlangsung pada Jakarta pada acara penyampaian hasil evaluasi dan penghargaan pelayanan publik tahun 2020 lingkup kementerian, lembaga, & pemerintah daerah.

Penghargaan dikasih langsung oleh Menteri PANRB kepada instansi pemerintah dengan berhasil meraih predikat A atau pelayanan prima secara tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa menerangkan sebanyak 54 unit penyelenggara pelayanan publik (UPP) di kementerian dan institusi yang dievaluasi pada tahun 2020. Sementara di level provinsi sebanyak 33 UPP dan di tingkat kabupaten/kota sebanyak 221 UPP.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengapresiasi capaian kinerja DPMPTSP yang ditetapkan menjelma role model pelayanan publik nasional.

Capaian ini tentunya, menurut Gus Muhdlor akan terus ditingkatkan. Ia ingin selain memudahkan pelayanan perizinan bagi investor, pihaknya juga fokus merodok pengembangan UMKM di Sidoarjo.

“Kami berusaha untuk mempermudah izin, menjaga kesejukan investor ini wajib, akan tetapi disisi lain UMKM kudu diperkuat, ” katanya Selasa (9/3/2021).

Gus Muhdlor ingin membuka kanal lain selain investor yaitu memperkuat pasar UMKM. Tentunya program tersebut dibutuhkan pertolongan dinas terkait, termasuk DPMPTSP yang mensupport kemudahan izinnya.

Sementara tersebut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Mulia Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono menjelaskan, kalau layanan perizinan di kantornya semakin hari semakin menyampaikan kemudahan dalam setiap prosesnya. Bahkan, pemohon bisa memburu langsung proses perizinan yang telah diajukan.

“Semua pelayanan perizinan yang menjadi kewenangan DPMPTSP masa ini sudah menerapkan bentuk online dan bisa dipantau langsung prosesnya, ” sah Ari Suyono usai menerima penghargaan.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2020, sebanyak enam menteri/pimpinan institusi dan empat kepala kawasan mendapatkan predikat sebagai Pembina Pelayanan Publik Kategori Prima. Sedangkan sebanyak 31 Unit Pelayanan Publik di tingkat kementerian, lembaga dan pemda mendapatkan predikat pelayanan prima.

Pelaksanaan evaluasi pelayanan publik menekankan penghargaan pada enam aspek yang mendorong unit penyelenggara pelayanan publik untuk dapat menyampaikan layanan yang prima.

Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 17/2017, enam aspek tersebut adalah kecendekiaan pelayanan, profesionalisme SDM, medium prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, serta inovasi pelayanan terbuka. (isa/kun)