Gerakan Menulis Anak Muda Banyuwangi

Banyuwangi (beritajatim. com) – Semangat literasi pelajar SMA di Banyuwangi patut diacungi jempol. Himpunan Musyawarah Osis (HIMO) Kabupaten Banyuwangi menggagas “Gerakan Pelajar Menulis” guna mendorong kreativitas menulis serta membaca di kalangan anak. Gerakan tersebut diresmikan Pemangku Bupati Sugirah di alas wisata de Djawatan, Kecamatan Cluring.

Pemangku Bupati Banyuwangi Sugirah mengatakan kegiatan ini sangat inspiratif karena menggugah semangat antar pelajar untuk menghidupkan langsung budaya membaca dan menulis. “Pandemi ini jadikan ketika bagi para pelajar untuk memingkatkan semangat literasi. Bangkitkan semangat membaca dan mencatat, di tengah kita penuh beraktivitas di rumah. Manfaatkan setiap kesempatan yang tersedia, ” kata Sugirah.

Menurut Sugirah, salah satu jalan terbaik untuk meningkatkan kualitas karakter, kompetensi, dan kesejahteraan hidup seseorang adalah secara menanamkan budaya literasi dengan meliputi membaca, menulis, berpikir, dan berkreasi sejak dini. “Dengan sering mengkonsumsi membaca serta menulis, maka bakal mampu menjadikan diri kita kritis di setiap menerima informasi dan ilmu, ” ucapnya.

Ia mengungkapkan secara tulisan, para pelajar nantinya dapat menceritakan dan mempromosikan Banyuwangi melalui bernagai jalan kepada khalayak umum. Jadi para pelajar juga bisa berkontribusi dalam mendatangkan wisatawan melalui tuisannya. “Tulislah yang baik tentang Banyuwangi. Dibantu sosial media, bukan tak mungkin orang tertarik dan terpengaruh datang ke Banyuwangi lewat tulisan kalian, ” jelas Sugirah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno, mengatakan kegiatan ini benar positif sebagai bagian daripada upaya meningkatkan sumber gaya manusia, khususnya pelajar. Sebanyak 160 pelajar SMA se-Banyuwangi mengikuti pelatihan ini.

“Mereka akan dilatih mendapatkan dasar-dasar penulisan serta jurnalistik. Bisa dibayangkan pengikut ini nantinya menjadi penulis-penulis yang berkualitas tentu itu sebagai aset Banyuwangi, ” ungkapnya.

Dia menilai kegiatan menulis itu sangat membuka peluang bagi masa depan mereka di bidang apapun. Karena daya literasi ini adalah kekuatan dasar dalam profesi apapun. Jadi, pihaknya berencana bakal menyelenggarakan kegiatan serupa di tingkat SD-SMP. “Kegiatan seperti ini juga akan dilakukan di sekolah-sekolah SD-SMP untuk mendidik anak gemar menyusun dan membaca sejak pra, ” tambahnya,

Ketua Himpunan Musyawara Osis (HIMO) Kabupaten Banyuwangi, Donni Setianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan ide kawan-kawannya berjalan mewadahi inspirasi dam menulis. “Tujuannya untuk mengembangakan talen dan minat dibidang jurnalistik dan penulisan berita, ” ujar Donni.

Dia menambahkan yang tampil dalam pelatihan ini adalah wakil dari SMA kampung dan swasta seluruh Kabupaten Banyuwangi. Selanjutnya mereka mau secara bertahap menularkan menuntut jurnalistik dengan para pengasuh dan pembimbing kepada anak sekolah yang memiliki passion mencatat. “Tulisan karya para anak akan terpublish di lupa satu media online yang mendukung kegiatan kami, ” jelasnya. (rin/kun)