Hendy-Firjaun Janjikan Pelayanan Berbasis Teknologi Fakta dan Komunikasi

Jember (beritajatim. com) – Calon bupati Hendy Siswanto menyebut, hak atas penyajian publik di Kabupaten Jember, Jawa Timur, belum terpenuhi seutuhnya pada era industri 4. 0. Tempat berjanji akan melayani masyarakat Jember dengan memanfaatkan teknologi informasi serta komunikasi dengan maksimal.

“ICT (Information and Communication Technology) mendekatkan masyarakat dengan pemerintah minus jarak, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan hak-haknya, ” sirih calon wakil bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, dalam debat calon bupati dan wakil bupati fragmen kedua Kabupaten Jember, di Studio JTV, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (22/11/2020) malam.

“Yang paling penting, dengan ICT, masyarakat bisa melihat dan memantau kinerja pemerintah secara real time dan transparan. Karena itu kebutuhan internet of thing tidak mampu dihindari, untuk mempermudah pemantauan & pelayanan kepada masyarakat, ” kata Firjaun.

Hendy dan Firjaun berkomkitmen menutup hak masyarakat Jember dengan menganjurkan pelayanan publik yang ramah. “Termasuk di dalamnya (untuk) kaum lansia dan penyandang disabilitas, ” introduksi Firjaun dalam debat bertema ‘meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengakhiri persoalan daerah’ itu.

Hendy memiliki misi mengembalikan hak-hak masyarakat Jember. “Tentunya untuk mengembalikan hak masyarakat Jember, pelayanan prima jadi modal utama kami, ” katanya.

Hendy menyoroti adanya kantor kecamatan yang runtuh. “Apalagi hak-hak lain seperti akses pelayanan kesehatan, pendidikan, dan serupa infrastruktur, ” katanya.

“Saya berjalan-jalan dan bertemu dengan warga Kedawung Kidul yang masa ini kesulitan mendapatkan air bersih. Ada lagi Desa Karangbaru yang juga belum dapat listrik. Serupa hak masyarakat di Sidomulyo yang sampai saat ini belum mendapatkan KTP, ” katanya. [wir/kun]