Jelas Sudah Serahkan SK Pemberhentian PNS ke KPU Ponorogo

Ponorogo (beritajatim. com) – KPU Ponorogo sudah menerima surat keputusan (SK) tentang pemberhentian Bambang Tri Wahono sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Jadi,, persyaratan seluruh kandidat pemilu kepala daerah (Pilkada) di Ponorogo telah klir.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Ponorogo, Arwan Hamidi menyebut SK itu diserahkan yang bersangkutan pada tanggal 6 November lalu, tiga keadaan sebelum batas waktu pengumpulan.

“Batas waktunya kan tanggal 9 November, Pak Bambang menganjurkan ke KPU pada tanggal enam November, ” kata Arwan, Senin (9/11/2020).

Maka daripada itu, Bambang Tri Wahono dinyatakan tidak melanggar batas waktu pengumpulan. SK tersebut, kata Arwan ditandatangani oleh pelaksana tugas (Plt) tumenggung tertanggal 26 Oktober. Dan SK tersebut juga sudah diunggah ke sistem informasi pencalonan (Silon) KPU.

“SK berisi tentang pemberhentian dengan hormat karena purna bakti lebih awal atas permintaan sendiri, ” katanya.

Sebelumnya, pada pendaftaran pasangan calon (paslon), Bambang baru menganjurkan surat pengajuan pengunduran dirinya. Sebab itu menjadi satu diantara syarat untuk PNS aktif jika ingin macung dalam Pilkada. Saat itu selalu diserahkan tanda terima dari badan terkait. Saat itu KPU Ponorogo, kata Arwan menyadari jika pembatalan diri dari PNS prosesnya tak sebentar. Maka pihaknya memberikan tenggat waktu dalam mengurus pengunduran dirinya.

“Semua sudah klir, SK pemberhentian Pak Bambang telah keluar pada bulan Oktober lulus, ” pungkasnya. [end/but]