Kejadian Jebakan Tikus Maut, Dua Eyang Ini Mengaku Ikut-ikutan

Bojonegoro (beritajatim. com) – Dua karakter petani asal Dusun Prijek, Kampung Tambahrejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro berinisial T (63) dan S (57) ditetapkan tersangka. Kakak beradik itu dinilai telah melakukan kelengahan dengan memasang jebakan tikus memakai kawat beraliran listrik yang membuat empat orang meninggal akibat tersengat aliran listrik.

“Saya sudah tua pak, masak kudu di sini (tahanan, red). Saya hanya ikut-ikutan yang lain, ” ujarnya sambil menahan tangis dalam depan Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, Selasa (20/10/2020).

Sementara, Kapolres Bojonegoro hanya bisa menenangkan tersangka dengan memintanya untuk bersabar. Selain itu, Kapolres juga meminta agar petani yang lain tidak melakukan perbuatan yang sama dengan memasang kawat jebakan tikus menggunakan aliran listrik.

“Yang sabar, Pak, dijalani dulu. Tapi sudah tahu kan, kalau sebenarnya memasang jebakan tikus dengan listrik dilarang, ” ujar Kapolres.

Kedua simpulan diancam Pasal 359 KUHP mengenai Kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia Jo Pasal 55 turut serta melakukan perbuatan pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.

Sekadar diketahui, jebakan tikus yang dipasang disawah S dengan hanya menggunakan satu kawat beraliran lisrik itu menyebabkan satu keluarga terdiri dibanding empat petani warga Desa Tambahrejo, Kecamatan Kanor meninggal dunia sebab tersengat aliran listik dari kawat yang menyelandut di kaki objek. Kawat tersebut mengenai kaki korban karena tiang penyangga roboh.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 06. 00 WIB, Senin (12/10/2020) di zona persawahan desa setempat. Keempat objek yang meninggal dunia, suami orang Parno (65) dan Riswati (61) serta dua orang anaknya, Jayadi (30) dan Zaenal Arifin (21). Keempatnya dimakamkan dengan berjejer dalam pemakaman umum desa setempat.

Kapolres mengimbau, agar para petani di Kabupaten Bojonegoro tidak memasang jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik. Jabakan tersebut karena juga membahayakan jiwa seseorang. Pihaknya meminta untuk pemasangan jebakan tikus bisa menggunakan cara lain semacam gropyok tikus, maupun menyediakan vila burung hantu di area persawahan. [lus/but]