Korsel Pimpin Global Teknologi 5G

Seoul (beritajatim. com) – Jaringan 5G adalah masa depan set seluler. Beberapa negara sudah memiliki jaringan yang siap untuk konsumen. Menurut analisis dari Omdia, dilansir dari GSMArena, Jumat (2/10), Korea tetap menjadi pemimpin dalam pertambahan 5G. Swiss saat ini beruang di urutan kedua di dunia melampaui Kuwait.

Omdia menganalisis lima metric utama dengan data yang mencerminkan kuartal perdana tahun ini. Berkat kemajuan Sunrise, negara kecil Eropa itu berhasil menyalip Kuwait dengan 426 tanah air besar dan kecil, yang memiliki setidaknya 80 persen konektivitas 5G dan jumlahnya meningkat menjadi 535 daerah pada Mei. Swisscom merupakan pesaing utama dan telah menyentuh target cakupan 90 persen.

Omdia mengingatkan ketersediaan set yang masih terbatas, menghambat orang terpapar manfaat 5G. Korea Selatan saat ini memimpin dalam memungut dengan 5, 88 juta unit berkemampuan 5G atau sekitar 10 persen dari semua digunakan di negara tersebut.

United Kingdom (UK) berada di urutan kedua di Eropa dan Omdia mengakui UK berinvestasi dalam cakupan Gigabit nasional. Pemerintah UK menjanjikan paket konektivitas digital 1, 1 miliar poundsterling, termasuk 400 juta poundsterling untuk infrastruktur guna mengangkat investasi dalam jaringan tetap & seluler baru. Di antara bagian UE, Jerman dan Finlandia juga membuat kemajuan yang stabil.

Analis Utama di Omdia, Stephen Myers mengungkapkan meskipun regulator pandemi global mendorong alokasi spektrum 5G, sementara operator sedang mempersiapkan peluncuran 5G dan memperluas jangkauan jaringan. [kun]