Lagi, 2 Warga Lumajang Dinyatakan Positif Covid-19

Lumajang (beritajatim. com) – Dua warga Lumajang balik dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19, Ranbu (22/4/2020). Situasi itu menyusul keluarnya hasil tes dua orang tersebut. Dengan demikian, jumlah total pasien positif Covid-19 di Lumajang sebanyak 10 karakter.

Semnatara. jumlah orang dalam pengawasan (ODP) 313, kemudian PDP (pasien dalam pengawasan) 37 orang. “Meski positif, kondisi besar orang ini masih sehat, ” ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq pada wartawan di pendopo Arya Wiraraja.

Adala SK (72) seorang perempuan asal Kecamatan Tempeh yang terkonformasi positif itu. Dia merupakan jemaah umrah asal Banyuwangi. Pada 14 Maret 2020, SK mengeluhkan gejala bronkitis serta rawat inap di RSUD dr. Haryoto. “Awalnya berstatus ODP. Tempat klaster jemaah umrah dengan travel dari Banyuwangi, ” ungkap Cak Thoriq.

SK Melaksanakan rawat inap dengan diagnosis bronkitis kronis. Dalam proses rawat inap, yang bersangkutan kondisinya sempat membaik, yakni pada 17 Maret. Kemudian dilakukan rawat jalan. Kemudian di dalam 13 April dilakukan pengambilan iler di hidung dan tenggorokan, atau tes swab.

Hasil tracing (pelacakan) ada keluhan yang sama pada suami SK, yang notabene juga perhimpunan umarah. Sang suami pun mengikuti tes swab. “Hasilnya SK tentu covid-19, kondisi stabil dan segar. Sedangkan sang suami negatif, ” jelasnya.

Satu teristimewa yang positif corona adalah AQ (52) asal Kecamatan Kota Lumajang. Dia merupakan ASN (aparatur biasa negara) di lingkungan Pemkab Lumajang. Dia merupakan tertular dari klaster pelatihan tim kesehatan haji indonesia (TKHI) pada 9-18 Maret 2020. “Dilakukan rapid test pada rata-rata April, hasilnya negatif, ” ungkapnya.

Setelah itu dikerjakan tes swab pada 13 April. Hasilnya, AQ dinyatakan positif sebab Balitbangkes Provinsi Jatim. “Kondisinya sehat tanpa gejala dan indikasi medis lain. Saat ini yang bergandengan melakukan isolasi mandiri dan berfungsi dari rumah, ” jelasnya.

Untuk dua warga pasti corona ini akan dilakukan swab ulang pada 23 April. Pasalnya, kondisi kesehatan mereka masih sempurna dan tidak ada gejala dan keluhan medis. [har/suf]