Lawan Kampanye Negatif, Golkar: MA-Mujiaman Janji Entas Pengangguran

Surabaya (beritajatim. com) – Alokasi anggaran kelurahan di Surabaya yang bakal disalurkan melalui RT dan RW dinilai rawan ditunggangi kepentingan politik. Buat itu, DPD Partai Golkar menyilakan seluruh kader dan simpatisan dan masyarakat untuk ikut aktif memeriksa realisasi dana kelurahan tersebut.

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni SH mengatakan, kader dan pengurus Partai Golkar harus turun langsung memantau dan melaporkan setiap bentuk penyimpangan dengan terjadi.

“Kami minta dilakukan pengawasan terkait realisasi anggaran kelurahan, apabila alokasinya tidak cocok dengan hasil Musrenbang 2029, oleh karena itu laporkan, ” katanya saat membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-X Kelompok Golkar di Kecamatan Sambikerep, Rabu (30/9) malam.

Toni, sapaan akrab politisi muda ini mengatakan, kader dan pengurus Golkar di Kecamatan Sambikerep sebagian besar merupakan tokoh-tokoh kelompok. Untuk itu, akan sangat mungkin untuk memantau realiasi anggaran kelurahan apakah sudah sesuai atau belum.

“Mari kita mengejawantahkan pemilukada yang bermartabat, jangan sekali-kali menggunakan uang pajak dan retribuasi yang dibayar dari keringat kaum untuk kepentingan pemlukada, ” katanya.

Dia juga mengajak kader dan simpatisan Golkar buat membantah setiap opini negatif dengan ditujukan kapada pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2, Machfud Arifin (MA)-Mujiaman mengenai nasib tenaga kebersihan & outsourching apabila MA-Mujiaman terpilih.

“Beredar kabar jika MA-Mujiaman terpilih maka tenaga kebersihan & outsourching akan dihapus, ini sama sekali tidak benar. Opini negatif tersebut harus dilawan, sebab kita cakap MA-Mujiaman sangat berkomitmen untuk mengentas pengangguran, tidak mungkin mereka yang sudah bekerja diminta berhenti. Malah sebaliknya, pekerjaan akan terus ditambah terutama bagi warga yang belum bekerja, ” katanya.

Opini-opini semacam itu, lanjut dia, tak lebih merupakan kampanye negatif yang digencarkan kubu seberang. Buat itu, katanya, kader dan partisan khusunya di Sambikerep harus terus-menerus mengampanyekan program pasangan MA-Mujiaman (MAJU) di seluruh pelosok wilayah.

Hal ini penting dilakukan mengingat DPP Partai Golkar menetapkan sukses di tiga kontestasi yaitu Pemilukada, Pemilihan Legislatif (Pileg), & Pilpres. DPP menargetkan kemenangan level nasional 60 persen. “Untuk tersebut, perlu kerja keras dan cermat dari seluruh kader dan pemimpin Partai Golkar. terutama dalam kontestasi Pilwali di Surabaya, Golkar herus bisa menyumpang kemenangan bagi bagian MA-Mujiaman, ” tegasnya.

Sementara dalam Muscam X Partai Golkar Kecamatan Samikerep kemarin, Muhammad Naim terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Sambikerep. Muhammad Naim mengaku siap melaksanakan tugas konsolidasi organisasi dengan secepatnya membentuk kepengurusan baru di PK Sambikerep guna mendukung target DPP yakni kemenangan 60 persen level nasional di tiga kontestasi kebijakan yakni Pilpres 2024, Pileg, dan Pemilukada 2020. “PK Sambikerep jadi mengibarkan Panji partai Golkar keseluruh kecamatan sambikerep, ” tegasnya. [ifw/kun]