Lepas Cooper Ungkap Kekerasan Warga Tolak Tambang di Jatim

Lepas Cooper Ungkap Kekerasan Warga Tolak Tambang di Jatim

Jakarta, CNN Indonesia — PT Merdeka Cooper Gold Tbk memberikan keterangan terpaut dengan dugaan aksi anarkis dengan dilakukan kelompok warga penolak proses tambang di Banyuwangi, Jawa Timur.

Operasi tambang itu dikerjakan oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. PT BSI merupakan anak usaha daripada PT Merdeka Cooper.

Tom Malik, Corporate Communication PT Merdeka Cooper, menuturkan kejadian tersebut bermula pada Kamis (26/3) ketika puluhan orang penolak tambang (Poktolak) mengadang kendaraan logistik PT BSI di pertigaan Lowi. Namun, pengadangan dibuka oleh aparat Polresta Banyuwangi pada Jumat sore (27/3).


“Setelah polisi membubarkan diri, kawula Poktolak yang tak puas karena pengadangannya dibuka, menjadi anarkis & mengintimidasi karyawan BSI yang bertepatan melintas. Seorang karyawan perempuan BSI cidera karena ditendang jatuh lantaran motornya, ” kata Tom di keterangan yang diterima CNNIndonesia. com , Sabtu (11/4).
Dia menuturkan hal tersebut memicu kemarahan warga dan pekerja BSI namun diantisipasi aparat agar tak melakukan aksi balasan. Tetapi, Tom menambahkan, warga Poktolak yang berkumpul di tenda pukul 00. 00 pada Sabtu (28/3) diduga menyerang ke Dusu Pancer, dengan sasaran rumah pekerja BSI.

“Sebagian massa Poktolak juga mengabulkan pengerusakan terhadap kendaraan pekerja dan warga yang dianggap pro sumbangan, yang ditinggalkan di sekitar Jawatan Desa Sumberagung, atas perintah amtenar kepolisian, ” kata Tom.

Akibat tindakan anarkis Poktolak itu, 60 unit kendaraan bermotor roda dua (termasuk milik wartawan yang sedang meliput), dua bagian kendaraan roda empat, 13 panti tinggal, dan 1 tempat daya milik pekerja BSI dan awak yang dianggap pro tambang, rusak. Dalam kejadian ini seorang bani menjadi korban pelemparan batu oleh massa Poktolak.

Tom menambahkan BSI menyerahkan masalah itu ke aparat yang berwenang.

“Sejauh ini, reaksi BSI, serta warga yang dianggap memihak tambang, terhadap ulah Poktolak ialah menyerahkan penegakan dan penindakan hukum ke aparat berwenang, ” tegasnya.

Keterangan PT Lepas Cooper merupakan sanggahan atas tuduhan Koalisi Pembela HAM terkait permusuhan tambang di Banyuwangi, Jatim.

(asa)

[Gambas:Video CNN]