Pasien Positif Covid-19 di Sumenep Beranjak 2, Lagi-lagi Klaster Perusahaan Preman

Sumenep (beritajatim. com) – Jumlah pasien terkonfirmasi membangun Covid-19 di Sumenep kembali berserang. Kali ini bertambah dua orang. Dengan demikian, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 54 karakter.

“Pasien nomor 53 seorang perempuan berumur 30 tahun dan pasien nomor 54 pula seorang perempuan berumur 43 tahun. Keduanya warga Kecamatan Saronggi, ” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (26/06/2020).

Ia menyebut bahwa tambahan besar pasien positif tersebut juga ialah karyawan perusahaan swasta di Sumenep. Sebelum pasien nomor 53 dan 54 tersebut, telah ada 15 karyawan perusahaan itu yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sementara dalam sebuah surat yang ditandatangani Bupati Sumenep selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sebuah perusahaan preman yakni PT Tanjung Odi, disebut sebagai klaster terbesar penyebaran Covid-19. Karena itu, berdasarkan hasil rapat Forkopimda Sumenep, dipandang perlu untuk menutup sementara PT Tanjung Odi selama 14 hari.

“Untuk pasien nomor 53 dan 54, saat ini telah melaksanakan perawatan di RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, ” sah Ferdiansyah.

Pada peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep, dari 27 kecamatan, 11 kecamatan diantaranya merupakan zona merah, 3 kecamatan zona kuning, dan 13 kecamatan zona hijau. [tem/but]