Pengurus PWI Lamongan 2021-2024 Dilantik

Lamongan (beritajatim. com) – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan masa 2021-2024 resmi dilantik pada Pendapa Lokatantra, Selasa (8/6/2021) sore. Pelantikan dilakukan sebab Ketua PWI Provinsi Jawa Timur, Ainur Rochim.

Pelantikan PWI kesempatan ini terasa istimewa karena dihelat beriringan dengan Hari Oleh karena itu Lamongan ke-452 sekaligus menutup 100 hari kinerja Pasangan Yuhronur Efendi – KH. Abdul Rouf (YES-BRO).

Walaupun berlangsung cukup sederhana pada tengah kondisi pandemi Covid-19 yang mengalami lonjakan kelanjutan klaster baru hajatan, tetapi prosesi pelantikan berjalan khidmat hingga akhir dengan tentu menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

Turut hadir dalam pengukuhan tersebut, di antaranya Tumenggung Lamongan, Wabup, jajaran Forkopimda, Kepala OPD (organisasi peranfgkat daerah), Camat, Ormas (organisasi masyarakat), LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), Instansi vertikal, serta organisasi kepemudaan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) menyampaikan apresiasinya kepada kiprah para wartawan dengan tergabung dalam PWI Kabupaten Lamongan. Menurutnya, keberadaan media telah banyak berkontribusi untuk kemajuan pembangunan di Lamongan. Khususnya dalam membantu Pemerintah menyampaikan informasi positif kepada masyarakat.

“Terima kasih atas peran jalan selama ini, kami cukup terbantu dan tentu tetap mendapatkan informasi yang sah. Media turut berperan dalam membantu menyalurkan informasi meyakinkan kepada masyarakat sehingga hasilnya juga positif. Semoga dengan kepengurusan yang baru tersebut PWI Lamongan semakin berisi dan memberi kemanfaatan pada masyarakat, ” terang YES.

Selain menyerakkan nilai positif kepada bangsa dan semakin menunjukkan kualitasnya, YES juga berharap PWI mampu memotivasi masyarakat untuk dapat melakukan kontrol fakta yang diterima. “Informasi zaman ini sudah tidak sanggup dibendung, hoaks sangat banyak. Dibutuhkan peran media di dalam memberi pemahaman dan keterangan yang positif, ” sambungnya.

Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim mengungkapkan, sejak tahun 1998, keterbukaan pers telah mengalami perubahan yang signifikan. Bahkan sangking terbukanya, banyak industri pers yang berdiri. Walaupun demikian, tidak semua Pers bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Sehingga banyaknya industri pers yang muncul itu tidak berbanding lurus secara tingkat kepercayaan terhadap media.

“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media massa saat ini relatif turun, karena gencarnya informasi oleh media sosial. Padahal informasi dengan disajikan media sosial tidak melalui proses seperti dengan disebutkan dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, dan kode etik jurnalistik, ” ungkap Pak Tirta, panggilan akrab Ainur Rohim.

Oleh karenanya, Air yang juga Eksekutif Utama beritajatim. com itu berharap kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab yang disajikan dalam media sosial tanpa melalui proses klarifikasi, editing, & kelayakan kode etik jurnalistik seperti yang telah dilakukan oleh media mainstream.

Sementara itu, Kepala PWI Lamongan Bahtiar Febrianto mengungkapkan, pihaknya selalu jadi menjadi ujung tombak dalam menangkal berita bohong (hoax) yang semakin menjamur beredar pada media sosial. Juga tetap melaksanakan tugas secara profesional sesuai kode etik jurnalistik.

“Di sempurna kami yang baru berjalan 4, 5 tahun, tentu masih banyak sekali kekurangan. Tetapi kekurangan itu akan terus kami benahi. Kami yakin, kedepannya kami bisa hadir untuk terus menjadi pelurus informasi yang sebenarnya, ” ujar Febri.

Selama PWI berdiri, lanjut Febri, banyak sekali tantangan yang dihadapi, mulai dari tantangan privat maupun eksternal. Oleh pokok itu, pihaknya berharap negeri selalu mendukung dan bersama-sama bersinergi untuk mewujudkan Lamongan menuju kejayaan yang berkeadilan.

Kepengurusan PWI Lamongan periode 2021-2024 sebagai berikut, posisi ketua dijabat Bachtiar Febrianto, Wakil Ketua A Zainuri, Sekretaris Muhajirin, Wakil Sekretaris Alimun Hakim, Bendahara Supriyanto, dan Wakil Bendahara M. Ali Zulfikar.

Selanjutnya, di jajaran penasehat, ada nama Suprayitno, Kadam Mustoko, serta Imron Rosidi. Lalu pada bidang Organisasi dan Hubungan antar Lembaga Hanif Manshuri, Sapari, dan Hamim. Dunia Pendidikan dan Pelatihan diisi oleh Nurqomar Hadi dan Harry Saktiono. Kemudian pada bidang Hukum dan Pledoi wartawan ada M Fariz dan Gamal Ayatullah. [riq/suf]