Perawat RSUD Jombang Meninggal karena Covid, Diduga Tertular di IGD

Perawat RSUD Jombang Meninggal karena Covid, Diduga Tertular di IGD

Jombang (beritajatim. com) – Direktur RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang, Jawa Timur, dr Pudji Umbaran menjelaskan, meninggalnya tenaga kesehatan (nakes) berinisal UP diduga tertular Covid-19 di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat).

“Kemungkinan almarhum tertular (Covid-19) di IGD. Sebelumnya kita sudah melakukan sterilisasi ruangan tersebut. Perawat yang wafat tugasnya juga di IGD, ” kata Pudji Umbaran ketika dihubungi beritajatim. com lewat ponselnya, Selasa (5/1/2021).

Sebelum meninggal, perawat asal Kecamatan Diwek ini menjalani perawatan dalam RSUD Jombang selama 10 keadaan. Dia mengalami sesak nafas, radang paru-paru. Selanjutnya, tenaga medis rumah kecil melakukan test swab terhadap UP.

“Uji swab kita lakukan sekali. Hasilnya positif Covid. UP meninggal Selasa dini keadaan tadi. Tentu saja pemakamannya juga sesuai protokol Covid, ” sekapur Pudji sembari mengatakan sepanjang 2020 hingga 2021 sudah dua nakes RSUD Jombang yang meninggal akibat terpapar Covid.

Pudji mengatakan, UP merupakan satu diantara dari 16 nakes RSUD Jombang yang terpapar Covid. Sebab jumlah itu RSUD melakukan pemilihan. Bagi yang OTG (orang tanpa gejala), melanjutkan isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing. Almarhum menyelundup dalam pasien bergejala. Sehingga menjalani isolasi di RSUD Jombang.

Sementara itu berdasar petunjuk dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang, Senin (4/1/2021) pukul 14. 00 WIB, jumlah positif Covid pada Jombang mencapai 2433 orang. Dibanding jumlah itu, 2077 orang segar, 99 dirawat, dan 257 karakter meninggal. [suf]