PLB Segera Hadir di 10 SPBU di Kabupaten Mojokerto

PLB Segera Hadir di 10 SPBU di Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim. com) – PT. Pertamina (Persero) terus mendukung upaya pemerintah terkait pengendalian pencemaran udara secara memperluas Program Langit Biru (PLB), salah satunya di wilayah Kabupaten Mojokerto. Dengan program tersebut, salah satu jenis BBM berkualitas seperti Pertalite akan dijual dengan harga lebih terjangkau atau diskon.

Bahkan bisa setara dengan grade di bawahnya lagi, seperti macam Premium. Hal ini untuk menjadikan masyarakat, agar masyarakat tergerak memakai jenis BBM ramah lingkungan berkualitas demi mengendalikan kadar emisi gas buang kendaraan. PLB sendiri dilakukan Pertamina dengan bekal dukungan negeri daerah serta Kementerian Lingkungan Tumbuh dan Kehutanan (KLHK).

Ini untuk menyambut tuntutan dan agenda global mengurangi kadar emisi gas buang instrumen bermotor. Semua itu sejalan secara Paris Agreement yang menetapkan reduksi emisi karbon dioksida efektif dengan mulai berlaku tahun 2020. Wujud dan tujuan PLB, turut dijabarkan perwakilan Pertamina Fandy Ivan Nugroho, saat bertemu Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Mojokerto, Selasa (17/11/2020).

“Dalam PLB, kami menawarkan Pertalite dengan kehormatan Premium. Itu nanti kita coba dulu di 10 titik SPBU di Kabupaten Mojokerto. Dalam petunjuk kita, di Kabupaten Mojokerto itu ada 35 SPBU. Nanti selalu ada program Pertashop untuk kebutuhan BBM di desa-desa. Pertalite & Pertamax cukup bagus, untuk Premi sekitar 10 persen, ” ungkap perwakilan Pertamina Fandy Ivan Nugroho.

PLB ini digerakan di Jawa-Bali secara bertahap. Sedangkan, program Pertashop sudah ada 418 titik se-Indonesia. Untuk yang di Kabupaten Mojokerto, nanti ada tiga titik yakni di Desa Lintah Kecamatan Pacet, Desa Padangasri Kecamatan Jatirejo dan Kebontunggul Kecamatan Gondang.

Sementara itu, Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo menyambut jalan PLB dan Pertashop dari Pertamina. Khusus untuk Pertashop, Kepala Biro Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur ini, memberi rekomendasi untuk menggandeng Badan Daya Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra kerja sama yang saling menguntungkan.

Pertashop sendiri adalah lembaga penyalur Pertamina dengan ukuran kecil untuk melayani kebutuhan BBM, LPG dan juga pelumas yang tidak atau belum terlayani sebab lembaga penyalur Pertamina lain. Tersebut menjadi peluang usaha bagi mitra Pertamina di perdesaan.

“Kami mengapresiasi progrma-program dari Pertamina. Kami rekomendasikan untuk terlebih dulu melihat perkembangan pasar di pasar Kabupaten Mojokerto. Untuk Pertashop, beta juga menyarankan untuk mempertimbangkan titik-titik yang berpeluang besar, diikuti secara memantau kesiapan BUMDes yang bisa diajak kerja sama, ” terangnya.

Senada dengan Pjs Bupati, Sekrdakab Mojokerto Hery Suwito juga mengapresiasi program-program Pertamina, secara tujuan agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Sekdakab pada rekomendasinya menekankan agar regulasi dan keselamatan masyarakat juga ikut diperhatikan karena bersangkutan langsung dengan BBM.

“Dari kami, mohon regulasi buat dicukupi dengan baik. Selain tersebut, keselamatan masyarakat juga menjadi situasi yang utama. Sebab ini perkara dengan aktivitas penyediaan kebutuhan BBM, ” ujarnya. [tin/kun]