Puskesmas Mangkrak di Malang Sudah PHO

Malang (beritajatim. com) – Gerah dianggap Dinas Kesehatan tubuh Kabupaten Malang belum selasainya Order pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) dalam Desa Wringinanom, Poncokusumo, Bambang Suryanto selaku pemilik CV. Total Cara angkat bicara.

“Sepengetahuan saya, pengerjaan Pustu itu pada tahun 2018, sudah dua tarikh lalu, dan sudah diserah terimakan ke dinas, ” ungkap Jelas Suryanto, Senin (22/6/2020).

Menurut Bambang, di tahun 2018 silam, pekerjaan pembangunan Pustu sudah dilakukan Serah Terima Sementara Order atau Provisional Hand Over (PHO) ke Dinkes Pemkab Malang serta tidak ada kendala. “Bangunan itu sudah selesai dua tahun kelam, sudah PHO sama dinas, jika bermasalah kenapa dinas mau menyambut? Saat PHO itu gak tersedia yang bocor, tapi kontraktornya siap perbaikinya, ” kata Bambang.

Bambang meneruskan, dalam proses pengerjaannya, banyak Contract Change Order (CCO) atau transformasi secara tertulis antara Pejabat Pelaksana Komitmen (PPK) dan Penyedia, Rekanan atau Kontraktor untuk mengubah kondisi dokumen kontrak awal, dengan menambah atau mengurangi pekerjaan bangunan Pustu tersebut.

“Menurut kontraktor, dalam pelaksanaannya banyak yang dalam CCO. Waktu PHO kan tersedia itung-itungan antara Dinas dan Konsultan Pengawas, nah disitukan ada tambah dan kurangnya, ” bebernya.

Akan tetapi, tambah Bambang, jika Dinas Kesehatan memang dianggap masih belum selesai, maka kontraktornya akan siap menyelesaikannya. Artinya, dirinya sebagai penengah agar permasalahan tersebut cepat selesai dan tidak menimbulkan polemik. “Apa saya yang mengerjakannya, saya hanya menjembatani saja. Kita ambil jalan tengahnya saja, ” tandasnya.

Sebagai bahan, berdasarkan data di Dinkes Pemkab Malang, proyek pembangunan Pustu Desa Wringinanom, Poncokusumo tersebut di kerjakan oleh CV. Total Teknik, yang beralamat di Jalan Hayamwuruk No. 04, Rt. 04, Rw. 02 Desa Gondanglegi Wetan, Gondanglegi, dengan pagu anggaran sebesar Rp 200 juta.

Akan namun, hingga saat ini bangunan tersebut belum bisa dimanfaatkan lantaran bidan desa tidak mau menerima dan menempatinya, lantaran kondisi yang sangat tidak memungkinkan karena bocor saat hujan. (yog/kun)