Rajai Rokok Kelas Dua, Setahun Gudang Baru Mampu Produksi 5 Brand Anyar

Malang (beritajatim. com) – Rekor ditengah pandemi Covid-19, justru dicatatkan Pabrik Rokok (PR) Gudang Baru. Salah satunya, Gudang Baru mampu mencatatkan rekor sejarah selama pabrik itu berdiri dengan meluncurkan 5 brand atau produk barunya kurang dari setahun itu.

Prestasi kedua, Gudang Baru menasbihkan dirinya sebagai kepala rokok di kelas 2. Capaian ini cukup mengejutkan. Pabrik cerutu yang berada di Kota Kepanjen, Kabupaten Malang ini, kembali mengeluarkan brand anyarnya yakni Andalan Penyaring kemasan 16 batang.

Brand terbaru yang sudah diluncurkan Gudang Baru ke masyarakat merata tahun 2020 ini, diawali Gudang Baru Origin. Lalu disusul Sandaran Kretek, Andalan Filter 12 & terakhir ini Andalan Filter 16.

“Ini sejarah, di setahun kita luncurkan empat produk, karena idealnya setahun dua kali. Ini rekor, seluruh Indonesia pertama Gudang Baru yang meluncurkan 4 produk dalam kurun waktu setahun. Untuk harga eceran Rp 14 ribu. Pembelian tiga pack sanggup satu pack, tidak berlaku kelipatan. Kenapa kok kita meluncurkan Andalan 16? Ada beberapa sasaran daerah karena 16 belum populer di Jawa Timur, 12 itu di Blitar Kediri. Yang mau kita sasar 16 filter ini di Blitar, Kediri, Jombang, Pacitan, Trenggalek. Jadi kita sudah tahu wilayah mana yang mau kita arah, ” ungkap Manajer Marketing Gudang Baru, H Agus Hariadi, Minggu (11/10/20) ditemui di ruang kerjanya.

Rencananya, sebelum tutup tahun, Gudang Baru bakal meluncurkan produk lagi. Sasarannya khusus provinsi Malang Raya.

“Mungkin sekitar dua minggu lagi. Tarikh ini kita tidak terbendung, produk-produk baru yang kita launching sukses semua. Rasa rokok kami bisa diterima. Artinya apa, dalam setahun ini kita luncurkan 5 keluaran anyar Gudang Baru, ” membentangkan Agus.

Suksesnya Gudang Baru meluncurkan produk-produk anyar tidak terlepas dari konsekuensi menurunnya daya beli masyarakat ditengah pandemi Covid-19 tahun 2020 itu.

“Daya beli konsumen memang menurun. Dari konsumen cerutu kelas satu, turun ke posisi dua. Harga kami kan juga kompetitif, dengan rasa yang aman. Sehingga kami jual harga lebih murah, tapi rasa atau tastenya bisa diterima masyarakat, ” ucap Agus.

Terakhir Agus menjelaskan, untuk Andalan Filter 12 saja, produksinya mencapai 2. 700 bal per minggu. Melihat peristiwa itu, Agus optimis, Andalan Penyaring 16 bisa berbicara banyak dalam pasaran. (yog/ted)