Rapid Tes Massal di Jombang, 137 Orang Mangkir

Jombang (beritajatim. com) – Tim Dinas Kesehatan tubuh Provinsi Jatim menggelar rapid test massal di dua desa Kecamatan Sumobito, Jombang, Kamis (18/6/2020). Daripada target 225 orang, yang sedia hanya 88. Selebihnya, sebanyak 137 orang mangkir tanpa alasan.

Dua lokasi yang disasar petugas adalah Desa Badas serta Plosokerep, Kecamatan Sumobito. Masing-masing bertempat di balai desa. Di rumah desa Badas, petugas sudah waspada sejak pagi. Mereka mengenakan APD (alat pelindung diri) lengkap. Tenggat dua jam dibuka, hanya 42 orang yang mengikuti tes.

“Di Desa Badas, sebanyak 42 orang hadir. Padahal bahan kita 100 orang. Artinya, ada 58 orang yang mangkir lantaran pemeriksaan, ” kata Kepala Puskesmas Jogoloyo, Sumobito, dr Riski Kurniawati, di lokasi.

Rapid test massal lalu dilanjutkan di Balai Desa Plosokerep. Target rapid test di daerah tersebut sebanyak 125 orang. Namun hingga batas akhir, yang siap hanya 46 orang. Dengan kata lain, ada 79 orang yang mangkir.

“Jadi total yang tidak hadir 137 orang. Kita sudah melakukan sosialisasi dan pendekatan persuasif. Namun itu tetap saja tidak hadir. Alasannya, ada yang takut, ada juga yang sudah merasa sehat, ” kata Riski menambahkan.

Riski mengatakan, rapid test dikerjakan berdasarkan hasil tracing yang dikerjakan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Orang-orang tersebut melakukan kontak dengan anak obat positif Covid-19. “Satu RT dalam Desa Plosokerep ada 27 orang yang positif. Ini sudah menjadi klaster, ” pungkas Riski. [suf]