Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka: Eri Cahyadi Masa Depan Surabaya

Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka: Eri Cahyadi Masa Depan Surabaya

Surabaya (beritajatim. com) – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka mengajak warga Surabaya memenangkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji sebagai keberlanjutan masa aliran Kota Pahlawan.

Pada sela kampanye di Jambangan III Stren Kali Surabaya, Senin (23/11/2020), Rieke mengatakan pembangunan di Surabaya tidak lepas dari peran Eri Cahyadi sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) saat itu.

“Apa yang sudah terjadi di Surabaya ada dedikasi Mas Eri di sana. Perlu ada perbaikan, iya. Warga Surabaya harus teguh, ini bukan pesta lima tahunan anda dibayar tetap memilih dan selesai, tapi tersebut untuk masa depan Surabaya lima tahun ke depan, ” katanya di hadapan warga Stren Kala Surabaya.

Rieke memastikan, bila Eri Cahyadi terpilih dalam Pilkada Surabaya 9 Desember nanti, maka program tumpuan sosial akan semakin masif serta tepat sasaran. Eri Cahyadi, kata dia, juga tengah mempersiapkan bentuk data kelurahan yang akurat & menjadi prioritas, sehingga program sosial tepat sasaran.

Selain program pembangunan, Rieke juga memberi catatan pada nilai toleransi dengan terbangun bagus di Surabaya semasa Bambang DH sampai Tri Rismaharini. “Toleransi yang selalu menjadi percontohan itu bakal dilanjutkan oleh Eri Cahyadi, ” papar politikus yang pernah berprofesi sebagai artis tersebut.

Perempuan yang karirnya melejit dengan nama Oneng itu juga berpesan kepada relawan Barisan Juang Rieka Diah Piyaloka dan masyarakat Surabaya agar memilih kepala dengan penuh prinsip. “Intinya bahwa nasib Surabaya harus di tangan warga Surabaya. Memilih jangan sebab dibayar, ” tegasnya.

Sementara itu, Suliati (50), warga Stren Kala Jambangan III berharap kepemimpinan Kota Surabaya dilanjutkan oleh orang dengan peduli seperti Risma. Dia tak ingin program permakanan lansia yang selama ini direalisasikan Pemkot Surabaya dihentikan.

Ia mengiakan sangat merasakan program itu, karena ayahnya yang berusia 80 tarikh mendapat program permakanan dari Pemkot Surabaya. “Harus dilanjutkan program permakanan. Pemimpinnya nanti harapan kami semacam bu Risma. Jambangan jadi bersih dan memperhatikan lansia, ” pungkasnya. [tok/suf]