Sandiaga Uno: Desa Wisata Pujon Kidul Layak Jadi Percontohan di Indonesia

Malang (beritajatim. com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malang, Sabtu (22/5/2021).

Lupa satunya, ke Desa Wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Dalam kunjungannya, Sandi -sapaan akrabnya- berharap Desa Wisata Pujon Kidul atau yang biasa disebut dengan Cafe Sawah tersebut bisa menjadi percontohan seluruh desa di Indonesia.

“Selama ini wisata identik dengan orang-orang yang punya kekayaan, kelas menengah keatas. Tapi kali ini, kita mau desa wisata ini bisa memberikan rasa keadilan serta bisa memberikan bantuan kepada masyarakat. Artinya berwisata tak perlu mahal, ” prawacana Sandi.

Pria dengan kerap disebut Mas Menteri ini melanjutkan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif masa ini mengusung program daerah wisata sebagai program sempurna dan unggulan.

“Kedepannya, saya harap setiap desa wisata bisa mengolah dengan digitalisasi sebagai media promosi kepada masyarakat umum, ” tegasnya.

Selain itu, sarana-sarana dengan lain juga harus menolong terhadapat fasilitas sebuah kampung wisata, seperti toilet harus bersih, jaringan internet, serta aplikasi yang ada disini, aplikasinya harus pendukung.

“Agar wisatawan dengan datang kesini betah serta puas dengan potensi yang ada pada sebuah kampung. Desa wisata Pujon Kidul iIni layak jadi percontohan bagi seluruh desa di Indonesia, ” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi memaparkan sekilas sejarah Desa Wisata Pujon Kidul. Menurut Sanusi, Desa Wisata itu berdiri sejak tahun 2011 lalu, bermula atas inisiatif Lurah setempay, Udi Hartoko.

“Awalnya Pak Udi ini membangun sebuah cafe pada tengah sawah dengan tanda Cafe Sawah. Tidak disangka, perkembangan dan minat bangsa untuk datang ke sinu semakin berkembang pesat, ” tuturnya.

Saat ini, pendapatan desa dari Dukuh Wisata Pujon Kidul atau lebih dikenal sebagai Cafe Sawah itu mendapat penghasilan hingga miliyaran rupiah.

“Sebelumnya pendapatannya mencapai Rp 20 juta per tahun. Era ini pendapatannya meningkat lagi menjadi Rp 1, 2 Miliyar per tahun, ” terangnya.

Di dalam kesempatan itu, kunjungan Sandiaga Uno ditemani oleh lupa satu pennyanyi dangdut, Deny Caknan serta pelawak terkenal asal Banyuwangi Jawa Timur, Cak Percil. Serta Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Batu. [yog/but]