Sebab Saluran Kalirejo, Risma dan Jajaran Kumpulkan 26 Dump Truck Sampah

Surabaya (beritajatim. com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajarannya meninjau saluran Kalirejo yang terletak di kawasan Berkepanjangan Raya Tenggilis, Kecamatan Tenggilis Mejoyo. Namun, sebelum tiba di letak, terlebih dahulu ia meninjau Bozem Tenggilis dan memberi arahan buat dilakukan pengerukan menggunakan alat mengandung.

Sekitar 10 menit berada di sana, Wali Kota Risma bersama jajaran dari Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) dan Dinas PU Mengarahkan Marga langsung meninjau Saluran Kalirejo. Di lokasi itu, dia menyelenggarakan langsung proses pengerukan, sembari menyapu dan membersihkan kawasan sekitarnya.

Kepala Biro Pekerjaan Umum Bina Marga serta Pematusan (DPUBMP), Erna Purnawati mengatakan, pengerukan dengan kedalaman 1, 5 – 2 meter tersebut bertujuan untuk memperlancar jalannya aliran minuman agar tidak menggenang saat hujan turun. Setelah dihitung, hasil lantaran pengerukan pada hari ini dengan total empat titik lokasi mencapai 26 dump truk.

“Rinciannya, terdiri dari 10 dump truk hasil pengerukan di Timah Raya Tenggilis, tiga dump truk wilayah Tenggilis Timur 1, berarakan Tenggilis Timur IV (belakang BK3S) berjumlah lima dump truk & delapan dump truk di Bozem Tenggilis, ” kata Erna seusai kegiatan.

Erna membaca, selain pengerukan, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini pun juga memberi arahan untuk penambahan saluran baru. Pembangunan saluran mutakhir tersebut, lokasinya terletak di Berkepanjangan Raya Kendangsari gang IV mengarah ke Jemursari (sebelah Pizza Hut Restoran). “Ini tujuannya agar tak terlalu panjang jaraknya menuju hilir, yakni outlet Wonorejo. Jadi dipotong dengan saluran baru itu, ” jelas dia.

Tak hanya itu, Erna memaparkan, jalan baru tersebut nantinya memiliki panjang sekitar 200 meter dari bintik lokasi Kendangsari gang IV. Rencananya, saluran itu akan dikerjakan di tahun 2021 mendatang. “Kami selesaikan di tahun depan, ” urainya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin mengimbau pada seluruh warga agar bersama-sama melestarikan dan peduli terhadap lingkungan. Bagus warga yang tinggal di perumahan maupun masyarakat yang memanfaatkan wahana umum untuk berjualan. “Ketika sama-sama saling menjaga lingkungan, maka dampaknya pun akan dirasakan bersama-sama pula. Minimal menjaga karena merasa saling memiliki, ” pungkasnya. [ifw/kun]