Sidak New Normal, Emil Diwaduli Pasar Sepi

Surabaya (beritajatim. com) – Wakil Gubenur Jatim, Emil Elestianto Dardak melakukan gerak segera melihat kesiapan warga Surabaya menerima new normal. Salah satu rekan yang dikunjungi adalah pasar Bukit Anyar, Surabaya Timur.

Alih-alih melihat kesiapan new normal, Emil malah mendapat keluhan daripada para pedagang bahwa pasar dengan sudah mereka tempati sejak tahun lalu itu selalu sepi konsumen sejak awal pasar di aktif.

“Hampir tidak ada suasan berdesakan disini, sebab memang pengunjungnya sepi. Orang-orang lebih memilah belanja di pasar kaget depan kampung sana, ” terang Siti, penjual bahan sembako di Rekan Gunung Anyar, saat Emil datang melakukan Sidak, Sabtu (13/6/2020).

Emil menyadari jika relokasi memang selalu memiliki tantangan sepi pengunjung. Namun bersamaan dengan kebersihan pasar dan kenyamanan berbelanja ditingkatkan maka pengunjung bakal lebih tertarik nantinya berbelanja di pasar yang baru.

“Saya mengacungkan jempol untuk rekan Gunung Anyar ini karena sudah menerapkan protokol kesehatan yang teliti. Pasarnya juga bersih dan seluruh pedagangnya menggunakan masker. Dan kurang antar tenant memang sudah longgar karena mungkin yang jualannya masih sedikit, ” beber Emil.

Saat berkeliling pasar Emil juga menyempatkan membeli beberapa sayuran yang dijual pedagang. Emil juga terlihat bercekrama dengan salah seorang pedagang yang membawa serta anak balita perempuannya saat berjualan.

“Ibu, anaknya harus dipakaikan masker terus selama berada di pasar. Mungkin bagi anak benar tidak nyaman, tetapi itu bisa mencegah anak-anak kita tertular virus. Apalagi saat ini banyak anak-anak yang sudah tertular, ” benar Emil.

Tak cuma melakukan sidak ke Pasar Gunung Anyar saja, tetapi Emil pula melanjutkan Sidaknya ke pasar Nambangan Kenjeran sebagai upaya memastikan transisi new normal sudah siap diterapkan di Surabaya dan Jatim umumnya. [rea/kun]