Sriwijaya Air Fasilitasi Pertemuan Keluarga Pengikut SJ-182

Jakarta (beritajatim. com) – Sriwijaya Air menggelar rencana pertemuan yang menghadirkan perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Awak SAR Nasional (Basarnas), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Tim DVI POLRI dan Jasa Raharja berlokasi di Ruang The Gallery, Hotel Pullman Thamrin Jakarta.

Acara tersebut guna memberikan pemahaman yang komprehensif dan menyeluruh kepada keluarga penumpang korban musibah SJ-182 dalam menyikapi pemberitaan di jalan massa dan media sosial yang beredar di masyarakat.

Turut hadir menyapa keluarga penumpang SJ-182 dalam kesibukan ini diantaranya, Direktur Angkutan Hawa Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah; Kepala Basarnas, Marsekal Madya Rupawan Puruhito; Ketua KNKT, Soerjanto Tjahyono; Komandan DVI POLRI, Kombes Hery Wijatmoko; Direktur Operasional Jasa Makmur, Amos Sampetoding, yang didampingi langsung oleh Direktur Utama Sriwijaya Tirta, Jefferson Jauwena.

Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Maria Kristi Endah mengungkapkan, rasa belasungkawa yang mendalam atas kehilangan tim penumpang. Pihaknya juga memohon pertolongan dan doanya agar tim dengan sedang melakukan pencarian, identifikasi dan investigasi penyebab kecelakaan SJ-182 tetap diberi kekuatan untuk menjalankan tugas sampai tuntas.

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Bagus Puruhito menjelaskan bahwa, pencarian hari itu sudah memasuki hari ketujuh & selama ini kami jamin telah berupaya maksimal dalam melakukan pencarian.

“Dan saya sampaikan juga bahwa pencarian akan saya perpanjang sampai tiga hari ke depan. Dan saya harap bagian keluarga tidak mudah mempercayai berita-berita yang tidak bersumber resmi lantaran Basarnas ataupun KNKT, ” ujar Bagus, Jumat (15/1/2021).

Sementara Ketua KNKT, Soerjanto Tjahyono mengungkapkan bahwa, KNKT telah mengunduh data memory Flight Data Recorder (FDR) pesawat SJ-182 secara waspada. Proses pengunduhan data telah ana lakukan dan dengan software lulus memunculkan data-data terkait penerbangan. Awak berhasil mengunduh secara utuh dan tak ada kerusakan dari black box-nya.

Komandan DVI POLRI, Kombes Hery Wijatmoko menyampaikan, proses identifikasi masih berlangsung, dikarenakan banyaknya body parts yang terlihat, maka diperlukan waktu yang tak sebentar untuk melakukan pemeriksaan silang dari setiap body parts dengan sample setiap DNA keluarga dengan telah tersedia. Harapannya keluarga penumpang dapat memaklumi proses yang mengunyah waktu ini.

Direktur Operasional Pertolongan Raharja, Amos Sampetoding menegaskan balik. “Jasa Raharja siap menyerahkan santunan asuransi kecelakaan kepada keluarga penumpang SJ-182 secepatnya setelah penumpang teridentifikasi oleh Tim DVI POLRI, ” ujar Amos.

Dan Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena pada kesempatan ini menetapkan Sriwijaya Air siap selalu menanggung tim yang saat ini pantas bertugas mencari, mengidentifikasi dan meneliti penyebab kecelakaan SJ-182.

“Kami juga selalu akan menyediakan keluarga penumpang dengan pelayanan terbaik yang bisa kami berikan, ” ujarnya. (hen/ted)