Tidak Pakai Helm, ABG di Ponorogo Meninggal Tabrak Truk

Ponorogo (beritajatim. com) – Kecelakaan semrawut lintas antara truk dan besar terjadi di jalan umum jurusan Ponorogo-Trenggalek kilometer 15-16. Tepatnya pada barat Pasar Tamansari masuk Desa/Kecamatan Sambit Ponorogo. Kejadian yang membuahkan korban jiwa untuk pengendara motor itu, terjadi pada Rabu (30/9/2020) dini hari.

“Iya tadi malam terjadi laka langsung antara truk dan sepeda mesin di daerah kecamatan Sambit, ” kata Kanit Laka Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Imamuddin, Rabu cepat.

Imamuddin menyebut jika laka lantas itu jenis laka tabrak depan dapur. Dia menceritakan kronologis kejadian petaka tersebut, ini berawal saat roda motor dengan nomor polisi AE-5272-TF yang dikendarai oleh Ragil Perahu (16) dari arah timur kearah barat dengan kecepatan sekitar 70 km/jam. Saat di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menabrak periode belakang kendaraan truk dengan bagian polisi AE-9010-UK. Saat itu truk yang disopiri Bambang (26) meninggalkan dibadan jalan, menunggu proses pemeriksaan jalan.

Sepeda motor Honda Scoopy No. Pol.: AE-5272-TF dikemudikan RAGIL FERI ARDIANSYAH bin JEMANGIN datang dari arah timur kearah barat kecepatan sekitar 70 km/jam terjadi tabrak belakang kendaraan truck Mitsubishi No. Pol.: AG-9010-UK dikemudikan BAMBANG bin SLAMET saat beristirahat dibadan jalan menunggu proses perubahan jalan. “Faktor penyebab kecelakaan ini human error, pengendara motor tak konsentrasi dan tidak memperhatikan status arus lalu lintas, ” katanya.

Selain itu pengendara juga tidak memakai helm sebagai pengaman kepala. Sehingga mengakibatkan luka robek di kepala, tidak sadarkan diri. Dan akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah rendah. “Korban meninggal saat dilarikan ke rumah sakit. Kerugaian material ditaksir sekitar Rp 5 juta, ” pungkasnya. (end/kun)