Wali Kota Mojokerto Launching Produk IKM di Toko Modern

Wali Kota Mojokerto Launching Produk IKM di Toko Modern

Mojokerto (beritajatim. com) – Wali praja Mojokerto didampingi oleh Ketua Dekranasda Kota Mojokerto melaunching produk Pabrik Kecil Menengah (IKM) Kota Mojokerto di toko modern. Launching tersebut dilakukan di Indomaret Benteng Pancasila (Benpas) Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Masuknya produk-produk IKM pada toko modern ini ialah komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto untuk mendukung IKM terutama di tengah goncangan krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. Terdapat sembilan keluaran IKM yang mampu masuk dalam modern market ini.

Seperti Keripik Ceker Bondo Dungo, Bu Sahid Kerupuk Ikan Tengiri, Aku Tahu Chips, Paru Vegan Keripik Daun Singkong Original, Faza Snack Keripik Pisang, Ranti Jaya Onde-onde Ketawa, Rafda Sambel Kering Kentang Khas Mojokerto, Brawijaya Kacang Telur Original dan Bintang Hadiah Kripik Cassava.

Selain makanan ringan, selalu ada beberapa kue basah dengan dijual di gerai pasar modern ini. Seperti kue lapis, lempert, lumpia, nugget ayam, onde-onde darting, pandan keju, pukis, risoles, sosis solo dan tahu bakso.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, UKM dan IKM adalah bagian dari ekonomi kerakyatan, yang mana pembangunan ekonomi kewarganegaraan adalah program utama era kepemimpinannya. “Pembangunan ekonomi kerakyatan merupakan periode terpenting yang harus kita upayakan dan kita sinergikan dengan semesta stakeholder maupun berbagai pihak preman, ” ungkapnya.

Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), cara tersebut telah berlangsung sejak tahun yang lalu. Yakni dengan memberi pendampingan berupa pelatihan yang lengkap, tidak hanya bagaimana produk-produk yang dijual memiliki kualitas atau menikmati, tetapi brandingnya, kemasannya, manajemen keuangannya sehingga menjadi usaha yang profitable.

Lebih lanjut Pemangku Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menjelaskan, masuknya UKM yang telah mendapat pendampingan pada modern market merupakan suatu perolehan yang luar biasa. Menurutnya, kejadian ini menunjukkan bahwa produk IKM Kota Mojokerto layak dan berkecukupan bersanding dengan produk-produk luar kawasan maupun luar negeri

“Ke depan tidak hanya buatan dari 9 IKM yang berharta masuk toko modern tetapi serupa produk-produk lainnya juga bisa menambah jumlah untuk dikurasi di gardu modern. Saya juga ingin meluluskan semangat pada pelaku usaha kecil dan mikro yang ada di Kota Mojokerto jangan patah karakter, jangan berkecil hati semua serba sulit di era pandemi, ” ujarnya.

Tetapi tidak ada kata rontok bagi siapapun yang ingin sukses dan survive maka para IKM Kota Mojokerto harus bangkit. Ning Ita menambahkan, Kota Mojokerto jadi berada di belakang untuk mensupport demi pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto yang baik dan berdaya saing sekaligus ke depan bisa positif pertumbuhan perekonomian nasional yang berbasis pada ekonomi kerakyatan.

Dalam kesempatan ini Ning Ita juga menjelaskan bahwa Pemkot Mojokerto telah menyiapkan diri untuk menjadi smart city yang di dukung dengan kemajuan teknologi. Di kurun pandemi target bisa dicapai dengan cepat salah satunya dengan pembalasan secara cashless yang juga ialah inovasi untuk memutuskan penyebaran covid-19.

Dengan produk IKM Kota Mojokerto yang telah lulus masuk di toko modern bagaikan Indomaret dan Alfamart, Ning Ita berharap bisa memberi impact dengan baik bagi warga Kota Mojokerto. Yaitu untuk memasarkan produk masyarakat Kota Mojokerto dan bersinergi untuk membangkitkan perekonomian di Kota Mojokerto. [tin/adv]